Sistem Pendidikan Di Australia

Sistem Pendidikan Di Australia
—-
Halo kawan-kawan iCampus Indonesia, kali ini mimin coba bahas tentang perkuliahan di Australia. Tentu banyak diantara teman-teman yang berminat kuliah disini.

Kuliah di Aussie memang sangat menjanjikan ya? Terlebih, tidak dipungkiri lulusan disana mayoritas menempati berbagai macam posisi kerja yang bagus. Sebuah pilihan yang tepat, bagi kalian yang berkeinginan untuk sekolah di Aussie. Hanya saja, ada baiknya saya sarankan kalian menyimak beberapa info menarik berikut ini, terutama mengenai sistem pendidikan di sana. Dijamin deh, informasi yang tercantum disini akan sangat berguna, teruama untuk bekal pengetahuan belajar di Australia.

Sistem Pendidikan :
Di Australia, pendidikan itu sangat di perhatiin banget oleh pemerintahnya. Sampai – sampai setiap anak yang terlahir atau besar di Australia, punya kewajiban untuk bersekolah. Bahkan tidak segan – segan pemerintah memberikan sanksi terhadap para orang tua, jika anaknya sering membolos dan malas untuk sekolah. Jadi tidak heran deh kalau masyarakat Australia mayoritas berpendidikan, wong dari kecil sudah diwajibkan untuk sekolah.

Untuk tahun akademik, mungkin sedikit berbeda jika dibandingkan dengan yang ada di Indonesia. Di Australia, tahun ajaran baru itu dimulai dari awal tahun (ada yang Januari, dan ada juga yang Februari), dan berakhir di akhir tahun (sekitar bulan November dan Desember). Satu tahun ajaran dibagi menjai 4 term. Masing – masing term ada ujiannya. Dengan kata lain, siap – siap deh untuk ambil rapot 4 kali setahun

Untuk tingkat pendidikan awal, ada yang namanya Kindergarten (taman kanak – kanak). Ini juga diwajibkan lho! Kemudian setelah tamat, dilanjutkan ke Primary School (sekolah dasar/SD). Disini siswa bakal belajar selama 6 sampai 7 tahun (tergantung dari kebijakan negara bagiannya). Kemudian setelah lulus, dilanjutkan lagi ke High School (Sekolah Menengah Pertama / SMP). Disini siswa bakal belajar selama 3 tahun. Ada yang dimulai dari kelas 7 sampai kelas 9, ada juga yang dimulai dari kelas 8 sampai kelas 10 (tergantung negara bagiannya). Kemudian setelah lulus, siswa melanjutkan ke Senior High School(Sekolah Menengah Atas / SMA). Disini rentang waktunya ada yang 3 (kelas 10-12) atau 2 tahun (kelas 11 – 12) tergantung dari negara bagiannya.

Setelah tamat 12 tahun bersekolah, siswa akan mendapatkan year 12 certificate. Sertifikat ini berisi nilai mata pelajaran yang telah diraihnya di tingkat kelas 12. Nilai tersebut akan sangat berguna untuk mendaftar ke Universitas, tanpa perlu diuji lagi.

Di Australia terdapat 2 macam tipe sekolah. Ada yang Negeri, ada pula yang Swasta. Sekitar 2/3 dari jumlah siswa se-Australia, memilih untuk sekolah di Negeri. Dan sisanya sekolah di Swasta. Untuk sekolah Swasta, dibagi menjadi 2 kategori; sekolah biasa, dan sekolah berbasis agama (Katolik, Protestan, dan Islam).

Gimana? keren kan sistem pendidikan di Australia? itu baru dari segi sekolah, belum ke tingkat yang lebih tinggi (diploma, bachelor/S1, master/S2, dan Doktoral/S3). Untuk melanjutkan ke tingkat diploma dan universitas agaknya sangat kompetitif. Selain melampirkan year 12 certificate (bagi siswa Australia) atau sejenisnya (bagi siswa diluar Australia), siswa juga diaruskan memberikan sertifikat bahasa inggris (TOEFL, dan IELTS) dengan standar nilai amannya 550 (untuk TOEFL), dan 6.0 (untuk IELTS). Untuk yang belum mencapai standar tersebut, tidak perlu khawatir, di Australia juga memberikan fasilitas kursus yang bernama ELICOS.

–Apa sih ELICOS itu?
ELICOS (English Language Intensive Courses for Overseas Students), adalah program yang dibuat untuk membantu students mencapai standar minimal berbahasa Inggris sebagai requirement untuk memasuki universitas di Australia. Program yang ditawarkan antara lain:

Kursus Bahasa Inggris Umum (General English)
Bahasa Inggris untuk tujuan akademic (English for Academic Purposes)
Untuk Sekolah Menengah (English For High School/Secondary School)
Persiapan Test Bahasa Inggris (TOEFL, IELTS, dan Cambridge)
Dari keempat program yang tercantum diatas, untuk persiapan masuk ke Universitas, disarankan sih mengambil opsi ke-2 (English for Academic Purposes). Program ini sangat berguna bagi kalian yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, atau diploma. Masa belajarnya bervariasi, antara 10 – 24 weeks, tergantung dari kebutuhan studentsnya.

TAFE (Technical and Further Education)
TAFE (Technical and Further Education), merupakan sebuah institusi yang menyediakan keterampilan dasar (vocational) untuk digunakan di dunia kerja. Bisa dibilang ya… semacam program diploma. Enaknya, disini kalian bisa memilih kuliah sambil kerja karena memang ada program part-time courses yang ditawarkan. Biasanya memakan waktu kurang lebih 1.5 – 2 tahun. Setelah lulus bisa ekstensi ke jenjang Sarjana (S1) di universitas.

Ada berbagai macam bidang study yang ditawarkan disni antara lain: Akuntansi, Bisnis, Menejemen, Marketting, Komputer, Informatika, Teknologi, Teknik Listirk, Teknik Elektro, Mesin dan Sipil, Bangunan & konstruksi, Drafting, Ilmu Lingkungan Hidup, Ilmu Terapan, Pertanian dan Hortikultura, Desain Grafis, Arsitek, Perhotelan, Travelling dan Pariwisata, Sekretaris, Ilmu Kelautan, Rancang Busana, Kecantikan, Media dan Jurnalisme, dan lain – lain.

Pada beberapa institusi, TAFE juga menyelenggarakan kursus bahasa Inggris. Jadi jangan kuatir ga bisa bersosialisasi, karena skill English bisa ditingkatkan disini.

 

[Konsultasi Pendidikan/iCampus Indonesia]

Komentar



error: Konten dilindungi!